iyaaa tau fleet management, berarti penghasilanya tergantung produksi dong, kalo hujan, produksi batu bara lagi turun atau unit BD penghasilan juga turun kan? apa ga pusing mikirin cicilan lagian pake truck china second bisa bisa lebih banyak bd nya daripada geraknya dan jelas gak ada minimum charge seperti model rental. Dan pasti kalo truck itu gak produktif gak lama pasti di kick, ngapain di pertahanin bikin sempit parkiran aja. Kalo bisnis itu lancar dengan modal segitu gamungkin masih tersisa slot bos, pasti udah bakal jadi rebutan orang.
Sini datang ke site SDE Magalau-kalsel, kuota ku masih ada 45 unit lagi.
Dan kemarin kami udah di peringkat kan untuk isi slot tersebut, karena saat ini posisi lancar
Disini slot di berikan ke setiap bendera, ada yang bendera ato pemilik spk di kasi 50 unit
Ada yang 100 unit lebih, tergantung dari perusahaan nya
Kalau kami di sini cuma di kasih 80 unit, sisa 45 unit lagi
Persiapan tambang 2 buka mei ini, di sini gak ada namanya hujan gak jalan
Karena tambang underground, bukan open pit
Kecuali hujan petir, karena timbangan off
Tapi, kuota ku gak di buka untuk orang karena untuk persiapan tambang 2 dan 3
Kalau mau, nanti ku kenalkan sama pemilik bendera
Kebetulan, aku kenal baik dengan dia
Biaya parkir 500rb/unit, storing 100rb/hari
Perbaikan dikenakan nota
Disediakannya mess, catering 1,8jt/BLN free kopi/teh
Solar dari dia, potong invoice 1 bulan
Tapi solar BM
Truk kami 60 liter/rit, kecuali yang hongyan
65 liter/rit, kalau yang hongyan
Untuk tagihan lancar, kecuali Imlek
Sedikit molor, dan hampir 1 bulan
Kebetulan dia jalankan kuota milik kades, untuk jalan disini sekitar 8km yang belum bagus
Di km 32 sampai km 36,8
Untuk timbangan, system nya timbang muat
Jadi kalau pecah dari 40kg, di suruh balik lagi
Di Jetty ada timbangan, kalau susut di charge
Minus disini ban dan spring, karena jalan batu kapur
untuk sparepart bisa ambil di bendera induk
Jarak hauling 36,8 km dan driver gak perlu MCU dan gak ada kimper, cuma induksi
RKAB gak masalah, karena PMA milik BUMC dan produksi mereka cuma 15jt ton/tahun
Kalau Jetty penuh, 2 hari 1 malam antri cuma 1 rit
Tapi kalau Jetty kosong, bisa 4 sd 6 rit untuk 2 shift
Commissioningnya gak lama, gak seperti di tempat lain
Kelengkapan minor masih bisa jalan
Di Petrosea site mutu Kalteng kuota kita juga masih ada, karena unit trintin kita tarik
Rencananya mo di ganti tronton, tapi cina index 35
Karena di situ solar di tanggung mutu, tapi kena rasio
Kalau trintin, per rit kami kena rasio 20liter
Dan itu di charge, potong tagihan
Cuma di sana kita ikut bendera orang, dikarenakan yang punya jalan dan Jetty dia
Tapi kita di jatah kuotanya, kalau aku di situ sisa 12 unit lagi dari 30 unit
Perusahaan lain ada yang yang 70 unit db ada yang 10 unit, jadi kalau mo ngejar ke sapa
Ke pemilik iup, sedangkan pemilik iup udah berikan kuota ke masing-masing bendera
Bisnis itu ada resiko, tapi Alhamdulillah perusahaan keluarga kami masih bertahan
Padahal opung ku pensiunan veteran, dirikan dari tahun 60
Aku generasi ke 3 di perusahaan keluarga ini, dan Alhamdulillah di percaya untuk kelola divisi angkutan
Yang di mutu aja dalam kuartal ini udah 6 unit truk kami kebalik
Kalau udah lama berjalan, RK dan LK bagus
Bisa ambil tanpa DP, tapi ini yang udah berjalan
Kalau belum, bisa aja ambil truk bekas
Tapi ambil punya perorangan, nanti di brifing
Kalau ada orang survei tanya, bilang itu unit nya
Jadi pengajuannya butuh modal usaha, bukan mo beli unit
Nanti di tanya, cairnya sekian persen
Harga mobil sekian juta, sisa untuk DP nya ada
Terus projects nya jelas gak, nambah ribet
Nanti pas survey ke ws, minta tolong ke driver yang di kenal untuk parkir kan mobil nya di ws
Ato unit yang punya bendera untuk parkir, bilang itu unit kita juga
Di MUTU, BIB dan yang ada di Kaltim
Disitu agak ribet, commissioning alam
Driver mcu dan terkadang di reject