andrewjacob
Adik Semprot
- Daftar
- 21 Feb 2015
- Post
- 123
- Like diterima
- 502
Teruntuk member di forum ini, izinkan gw bercerita agak panjang ya. Untuk momod, apabila ini salah kamar, jangan di close ya. Kalau dipindahin, gak papa deh.
Kebetulan gw dan pasangan baru cek ke dokter spesialis kandungan berkaitan dengan belum terkabulnya harapan kami memiliki keturunan. Cukup mahal biayanya ternyata untuk cek ke dokter spesialis ini dan emang kata beberapa orang begitu sih.
Kebetulan gw dan pasangan baru cek ke dokter spesialis kandungan berkaitan dengan belum terkabulnya harapan kami memiliki keturunan. Cukup mahal biayanya ternyata untuk cek ke dokter spesialis ini dan emang kata beberapa orang begitu sih.
Tapi bukan ini yang mau gw bahas di sini…
Di awal, gw punya rasa curiga tentang keadaan istri yang jarang konsumsi sayur, tidak berolahraga, dan tidak explore dalam melakukan hubungan seksual. Jadi asumsi gw adalah istri gw ada masalah medis di sini sehingga menyebabkan sulitnya kami untuk memiliki keturunan. Pas bini diperiksa, ternyata kondisi doi oke-oke aja. Tiba saatnya gw untuk diperiksa. Step awalnya itu adalah cek sperma. Syarat untuk cek sperma adalah puasa hubungan seksual selama 3 hari dan sudah gw lakuin. Hasilnya keluar 1 hari dan ternyata hasil sperma gw buruk.
Atas hasil itu, tim laboratorium pun menyarankan gw untuk konsul lagi ke dokter dan nantinya akan diarahkan ke aktivitas lainnya oleh si dokter. Ternyata gw disuruh ambil darah dengan tujuan mau lihat hormon gw, apakah betul atau engga. Singkatnya… keluar lagi tuh hasil dan kesimpulan terhadap gw. Secara medis, gw termasuk sebagai severe oligoasthenoteratozoospermia. Apa pula kan itu??? Pas gw cek di google dan chat gpt, betapa sedihnya gw membaca itu.
Dokter kasih gw 5 obat yg harus gw konsumsi dengan jangka waktu yang berbeda-beda. Dan saat ini sudah di tahap mau selesai. Gw jujur sama dokter kalau gw merupakan perokok dan body fit gw juga “tidak tergolong baik”. Dokter menyarankan gw untuk mengurangi berat badan dan mengurangi rokok (bagusnya stop). Tapi untuk kali ini gw ngerasa berat banget, entah kenapa. Gw pernah melakukan penurunan berat badan lebih dari 30 Kg selama setahun dengan metode berlari (> 10 Km) dan tidak makan malam. Tapi gak tau kenapa kok sekarang susah banget. Apa faktor punya istri ya? Bawaannya nyicipin makanannya dan pacaran ke luar terus sehingga jadi sering jajan.
Oh iya, ini gw gak sampein ke dokter saat itu karena emang gak ditanya juga. Tapi sekarang gw jadi kepikiran… Gw berani cerita di forum ini karena gw merasa ini jadi safe-space buat orang-orang kayak gw. Gw termasuk orang yang rutin coli. Gw gak bohong, tapi gw bisa tuh coli 2-3 kali dalam sehari ketika sebelum menikah. Bukan maksud menyalahkan forum ini ya, tapi alasan gw bergabung (buat akun di sini) adalah untuk nge-bokep tentunya. Meski gw tergolong silent reader, tapi gw adalah orang yang mencicipi sajian digital yang di share di forum ini. HAHAHAHA.
Terus bagaimana sekarang? Ya emang udah gak separah dulu sebelum gw menikah, tapi gw pernah coli juga. Gak bohong, bahkan hari ini (per tanggal 10 Feb 2026) gw melakukan 2 kali, pas subuh (pukul 02.00) dan pagi hari (pukul 09.00). Tapi untuk hari ini gw punya tujuan lain dari coli itu sih, yaitu mau lihat apa bener ya sperma gw sedikit. Ternyata pas coli ke dua, gw lihat emang gak banyak sih keluarnya. Anjrit lah gw baru ngeh ternyata sperma itu bakalan berkurang juga kuantitasnya.
Sekarang gw jadi mikir: “gimana ya yang sehari main 4-5 kali? Apa kuantitasnya spermanya sama di setiap rondenya?”
Poin gw menulis ini adalah:
Apakah di sini yang serupa seperti gw? Maksudnya, mengalami severe oligoasthenoteratozoospermia?
Atau kalau mau dipretelin, pertanyaannya jadi begini:
- Orang yang mengalami severe oligoasthenoteratozoospermia itu biasanya konsumsi obat/suplemen apa? Tolong kasih tau ya
- Menurut cerita gw di atas, dugaan/asumsi gw mengalami severe oligoasthenoteratozoospermia itu faktor apa ya? Apa karena gw sebagai perokok? Apa karena gw memiliki tubuh yang tidak ideal? Atau jangan-jangan karena dulu gw sering coli? Atau bahkan gabungan dari ke semua itu?
Jadi jika ada informasi mengenai hal ini atau mungkin punya kenalan dokter spesialis, tolong sampaikan cerita ini ya. Dan gw berharap dapat masukan juga tentang kondisi gw. Buat yang mau rekomendasiin jasa/obat atau apalah itu juga dengan senang hati gw terima.
Terima kasih semuanya!









