Suami pulang kerja dengan wajah penuh semangat.
“Hari ini anak-anak sudah tidur?” bisiknya.
Istri mengangguk sambil tersenyum. “Sudah.”
Suami langsung mematikan TV, mengunci pintu, lalu berkata pelan,
“Sayang… malam ini kita punya waktu berdua.”
Istri mengangguk lagi. “Iya.”
Suami kemudian menyalakan lilin aromaterapi, memutar musik romantis, dan mendekat perlahan.
Tiba-tiba istri berkata,
“Sebentar ya.”
Lalu ia mengambil ponsel dan membuka aplikasi belanja online.
Suami heran.
“Lho, kok malah buka HP?”
Istri menjawab santai,
“Kan katanya kita mau melakukan sesuatu yang bikin deg-degan.”
“Iya…”
“Aku mau checkout. Diskonnya tinggal 2 menit lagi.”
Suami menarik napas panjang.
“Oh… jadi sainganku sekarang bukan orang lain…”
“…tapi flash sale.”
Malam itu yang berhasil “ditaklukkan” bukan istrinya, melainkan voucher gratis ongkir.
“Hari ini anak-anak sudah tidur?” bisiknya.
Istri mengangguk sambil tersenyum. “Sudah.”
Suami langsung mematikan TV, mengunci pintu, lalu berkata pelan,
“Sayang… malam ini kita punya waktu berdua.”
Istri mengangguk lagi. “Iya.”
Suami kemudian menyalakan lilin aromaterapi, memutar musik romantis, dan mendekat perlahan.
Tiba-tiba istri berkata,
“Sebentar ya.”
Lalu ia mengambil ponsel dan membuka aplikasi belanja online.
Suami heran.
“Lho, kok malah buka HP?”
Istri menjawab santai,
“Kan katanya kita mau melakukan sesuatu yang bikin deg-degan.”
“Iya…”
“Aku mau checkout. Diskonnya tinggal 2 menit lagi.”
Suami menarik napas panjang.
“Oh… jadi sainganku sekarang bukan orang lain…”
“…tapi flash sale.”
Malam itu yang berhasil “ditaklukkan” bukan istrinya, melainkan voucher gratis ongkir.









