bed_boyyy
Semprot Baru
- Daftar
- 10 Sep 2020
- Post
- 45
- Like diterima
- 43
Penyebab kanker ginjal yang diderita Vidi Aldiano, hindari faktor risikonya, kenali gejalanya
Cerita dari Candra Isriadhi
Bacaan 4 menit
Ringkasan Berita:
- Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
- Kepergian Vidi Aldiano disampaikan dan dikonfirmasi oleh sejumlah musisi Indonesia melalui unggahan di media sosial.
- Musisi Melly Goeslaw dan Andi Rianto turut menyampaikan rasa duka mereka melalui media sosial atas meninggalnya Vidi Aldiano.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Musisi kenamaan Vidi Aldiano baru saja menghembuskan nafas terakhir karena kanker ginjal.
Pelantun berbagai lagu populer tersebut mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air.
KEMATIAN ARTIS - Vidi Aldiano dan Sheila Dara. Vidi Aldiano meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal, penyakit yang sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. (Instagram/@vidialdiano)
Diketahui, Vidi Aldiano telah berjuang melawan kanker ginjal sejak tahun 2019. Selama bertahun-tahun, ia menjalani berbagai pengobatan dan perawatan demi melawan penyakit yang dideritanya tersebut. Namun setelah perjuangan panjang, penyanyi yang dikenal dengan suara khas dan kepribadian hangat itu akhirnya berpulang.
Kabar duka meninggalnya Vidi Aldiano pun dengan cepat menyebar dan dibagikan oleh sejumlah musisi Indonesia melalui media sosial. Salah satu ucapan belasungkawa datang dari musisi sekaligus pencipta lagu Melly Goeslaw.
Melalui unggahan di media sosialnya, Melly menyampaikan doa serta rasa kehilangan atas kepergian Vidi Aldiano. “Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano. Kembali ke pangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya,” tulis Melly Goeslaw melalui media sosial, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (7/3/2026).
Tak hanya itu, Melly Goeslaw juga menuliskan pesan penuh haru terkait kepergian Vidi Aldiano yang meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. “Namun kamu terpilih oleh-Nya. InsyaAllah surga tempatmu. Udah gak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan,” tulisnya.
Ucapan duka juga datang dari musisi sekaligus komposer ternama Andi Rianto. Melalui akun X pribadinya, Andi Rianto turut menyampaikan pesan singkat namun penuh makna atas berpulangnya Vidi Aldiano. “Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto pada Sabtu (7/3/2026), sebagaimana diberitakan Kompas.com pada Sabtu (7/3).
Awal mula Vidi Aldiano didiagnosis kanker ginjal
Sheila Dara Curhat Soal Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal (Instagram/vidialdiano)
Perjalanan penyakit Vidi Aldiano bermula pada 2019 ketika ia memeriksakan diri karena kehilangan suara. Saat pemeriksaan dilakukan, dokter menemukan tekanan darah Vidi cukup tinggi sehingga ia menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan.
“Ini berawal dari Oktober 2019, di mana sebenarnya gue hilang suara gue, dan gue bawa ke THT, di situ gue cek tensi segala macam, gue tiba-tiba dibilang ‘Vidi kamu tuh hipertensi ya?’,” kata Vidi Aldiano dalam videonya yang dikutip Kompas.com pada Jumat (20/12/2019).
Merasa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuhnya, Vidi kemudian menjalani pemeriksaan tambahan termasuk USG di Singapura. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan adanya benjolan pada ginjal kirinya. Sejak saat itu, Vidi menjalani berbagai pemeriksaan hingga akhirnya didiagnosis mengidap kanker ginjal.
Apa itu kanker ginjal?
Kanker ginjal adalah penyakit ketika sel-sel abnormal berkembang dan membentuk tumor di dalam ginjal. Melansir Mayo Clinic (17/8/2024), kanker ginjal terjadi ketika sel pada ginjal mengalami perubahan pada DNA yang membuat sel berkembang secara tidak terkendali.
Ginjal merupakan organ yang berfungsi menyaring darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta membuang zat sisa melalui urine. Pada orang dewasa, jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi adalah renal cell carcinoma.
Penyebab kanker ginjal
Penyebab pasti kanker ginjal tidak selalu diketahui.
Kanker ginjal terjadi ketika sel ginjal mengalami perubahan genetik sehingga sel terus berkembang dan tidak mati seperti sel normal. Perubahan tersebut membuat sel-sel abnormal menumpuk dan membentuk tumor.
Seiring waktu, tumor dapat membesar dan merusak jaringan sehat di sekitarnya. Dalam beberapa kasus, sel kanker juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.
Faktor risiko kanker ginjal
Selain perubahan pada sel tubuh, terdapat beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker ginjal. Faktor risiko tersebut meliputi:
- Usia
- Risiko kanker ginjal meningkat seiring bertambahnya usia.
- Merokok
Orang yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker ginjal dibandingkan yang tidak merokok. Kemudian, terdapat faktor risiko lainnya, seperti:
- Obesitas
- Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker ginjal.
- Tekanan darah tinggi
- Hipertensi diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker ginjal.
- Riwayat keluarga
Risiko kanker ginjal lebih tinggi jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami penyakit ini.
Mengutip Cleveland Clinic (4/2/2026), beberapa kondisi genetik tertentu dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kanker ginjal.
Gejala kanker ginjal
Kanker ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Gejala biasanya mulai muncul ketika penyakit berkembang. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:
- Darah pada urine
- Nyeri pada bagian samping atau punggung
- Mudah lelah
- Nafsu makan menurun
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
Cleveland Clinic juga menjelaskan bahwa sebagian penderita dapat merasakan benjolan pada bagian samping tubuh di antara tulang rusuk dan pinggul.
Pentingnya pemeriksaan kesehatan
Kanker ginjal terkadang ditemukan secara tidak sengaja ketika seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan untuk kondisi lain.
Pemeriksaan medis seperti CT scan, USG, atau MRI dapat membantu mendeteksi kanker ginjal pada tahap awal. Deteksi dini dapat membantu dokter menentukan langkah pengobatan yang tepat.
Kasus yang dialami Vidi Aldiano menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan dapat membantu menemukan masalah kesehatan meskipun awalnya dilakukan untuk keluhan yang berbeda.
(Tribunnewsaker.com/Kompas.com)








