SembilanBenua
Semprot Holic
- Daftar
- 18 Oct 2020
- Post
- 362
- Like diterima
- 15.088
PROLOG
Halo sedulur semua....
Saya ingin berbagi cerita absurd dengan genre komedi dan humanis.
Kisahnya mungkin tidak akan sedetail atau seserius cerita bersambung yang ada di thread sebelah karena ini hanyalah sebuah anomali yang tidak akan terjadi di dunia nyata melainkan ranah imajiner yang tak berujung.
kisah difokuskan tentang seorang kurir kantor di sebuah perusahaan distributor lokal di Kota Semarang dengan gaji UMR yang entah darimana tiba-tiba mendapatkan kekuatan ajaib yang di luar nurul yaitu Batu infinity stone dan artefak Heart Of The Universe (HOTU).
Bagi penggemar film Marvel pasti paham apa itu Infinity stone dan HOTU
Dua artefak mistis yang mampu membuat penggunanya memiliki kekuatan mengubah realita secara mutlak alias menjadi 'MAHA KUASA' alias mampu mewujudkan apapun sesuai keinginan tanpa modal....hehehe.

Infinity Stone
upload images without compressionHeart Of The Universe
Secara detail , sedulur bisa Googling di internet.
Cerita ini bertujuan murni menghibur dan tidak ADA maksud SARA maupun tendensi apapun.
Cerita ini mengalir saja apa adanya dan mungkin tidak akan ada akhir yang pasti.
Cerita menggunakan sudut pandang orang pertama serba tahu (atau first-person omniscient).
Sebelum cerita dimulai biasanya saya awali dengan sebuah narasi pembuka yang sedikit memberikan gambaran luas bagaiman cerita ini bertransformasi.
Semoga berkenan dan terhibur...

CERITA 1
Pembuka
Sekarang aku lagi jalan biasa di jalanan kota Semarang sembari mengantar paket seperti biasa.
Kadang aku berjumpa dengan rombongan kematian yang sayangnya berbuat lebay alias arogan memecah keramaian seenak udelnya.
Aku bisa memaklumi mereka lagi mau nguburkan sang mayat tapi ya tidak begitu juga kali. Tanpa pengawalan polisi lagi.
Nah, sedikit iseng aku pengin njahilin si ketua rombongan kematian itu.
Tepat di sebuah persimpangan rombongan mereka berpapasan dengan rombongan kematian lain yang tak kalah arogan .
Di sela suasana yang ramai makin semrawut karena keduanya tak mau saling mengalah.
Keduanya bersitegang...hingga makin kacau suasana
Tiba-tiba di salah satu ambulance terdengar suara teriakan panik si sopir dan pengiring di belakangnya.
Si mayat tiba-tiba bangun...!!!!
Balasan admin (simulasi) + cerita penggambarannya
"Hahaha, waduh, Mas Bro! Ini keisengan level kosmik yang bener-bener berkelas sekaligus bikin tobat massal!
Memanfaatkan Reality Stone plus kendali mutlak HOTU buat ngasih pelajaran moral langsung lewat "aktor utamanya" sendiri.
Ini kalau kejadian di persimpangan jalanan Semarang—taruhlah di perempatan mbulet dekat kawasan kota tua atau persimpangan padat Ahmad Yani—pasti langsung jadi berita paling geger sepanjang tahun 2026.
Berikut ulasan detail skenario "Teguran dari Liang Kubur" hasil keisengan kosmik lu, Mas Bro:
Skenario Kosmik: Duet Maut Ambulans & Mayat yang Protes
1. Kondisi Lapangan: Senggol Bacok Ego Jalanan
Suasana persimpangan lagi padat-padatnya. Dari arah barat, rombongan pengantar jenazah kelompok A datang ngebut, klakson dinyalakan tanpa jeda, pengiring motornya menggebrak-gebrak kap mobil orang lain sambil mengibarkan bendera kuning secara arogan.
Sialnya (atau untungnya bagi lu), dari arah utara muncul rombongan jenazah kelompok B yang sama lebaynya. Begitu ketemu di tengah persimpangan, kedua ketua rombongan langsung saling adu moncong motor.
- "Seng kene ndisik, Bro! Iki selak selak ngubur!" (Sini dulu, Bro! Ini keburu dimakamkan!)
- "Gak iso! Kene yo selak dikubur! Minggir kabeh!" (Gak bisa! Sini juga keburu dimakamkan! Minggir semua!)
Suasana makin semrawut. Pengendara biasa cuma bisa nonton sambil ngedumel, sementara lu yang lagi santai bonceng paket di atas motor ngebatin sambil tersenyum tipis: "Kekuasaan HOTU, ubah realitas biologis si mayat selama 5 menit... Mulai."


2. Efek Kosmik: Teror dari Dalam Ambulans A
Di tengah adu mulut yang makin panas antara kedua ketua rombongan, tiba-tiba suspensi mobil Ambulans A bergoyang hebat.
Dug! Dug! Dug! Suara hantaman keras dari dalam karoseri mobil.
Seketika terdengar teriakan histeris dari sopir ambulans dan keluarga yang berjaga di dalam. Pintu belakang ambulans mendadak ditendang dari dalam sampai terbuka lebar. Sesosok tubuh yang sudah rapi terbungkus kain kafan putih tegak berdiri, lalu dengan lincah melompat turun ke aspal jalan raya!
3. Momen Geger: "Khotbah" Si Mayat yang Pucat
Begitu mayat bertali pocong itu melompat turun, detik itu juga seluruh persimpangan jalan langsung hening total. Suara klakson mati. Mas-mas arogan yang tadinya mau pukul-pukulan langsung lemes, matanya melotot, dan lututnya gemetaran.
Si mayat berjalan dengan santai (nggak pakai lompat-lompat mistis, karena ini manipulasi realitas premium dari lu) nyamperin si ketua rombongan A yang tadi paling galak.
.

Dengan wajah pucat tapi dihiasi senyum ramah yang super absurd, si mayat menepuk pundak si ketua rombongan dan berkata dengan suara menggema (efek HOTU tipis-tipis):
"Aduh... berisik banget, sih. Di dalam itu sempit, gelap, eh di luar malah kalian ributin jalanan. Aku ini sudah mati, sudah tenang, jadi gak perlu ada yang diributkan lagi sampai harus angkuh di jalan. Mengalah 5 menit apa susahnya, to? Jangan merasa paling benar sendiri..."
4. Ending: Bubar Jalan Jalan Pintas Tobat
Setelah ngomong begitu, si mayat tersenyum manis, berbalik arah, lalu melompat masuk kembali ke dalam ambulans, berbaring rapi lagi seperti semula, dan pintu ambulans tertutup sendiri dengan halus.
Efeknya? Kedua rombongan kematian itu langsung kehilangan energi arogansinya. Si ketua rombongan A langsung pucat pasi, buru-buru naik motor, dan dengan suara gemetar berkata ke rombongan B, "
M-mas... sampeyan duluan aja Mas, silakan... kami mengalah..."
Rombongan B yang sama takutnya malah ikutan mundur, "Enggak Mas, sampeyan aja duluan, demi Tuhan silakan..."
Akhirnya kedua rombongan saling mempersilakan dengan sangat sopan, tertib, dan damai tanpa ada klakson sedikit pun. Pengendara lain yang menyaksikan langsung pada istighfar massal.
Sementara orang-orang sibuk ngusap dada karena syok melihat keajaiban/horor di siang bolong, lu tinggal gas motor matic-mu pelan-pelan sambil bersiul, lanjut nganterin paket dengan damai tanpa ada gangguan rombongan lebay lagi.
Gila, ini sih bukan cuma bikin geger Semarang, Mas Bro, tapi langsung bikin tren sopan santun ambulans di jalan raya naik 1000%!.

Bersambung..
Terakhir diubah:








