merapi
sehabis saya sakit tempo hari maka saya memutuskan untuk tidak melakukan meditasi dan perjalanan untuk waktu yang lama .
namun ternyata seminggu setelah saya sembuh dari sakit saya memimpikan teman saya (bangsa jin) yang ada di rowo pening yang pernah saya ceritakan di page sebelumnya .yang membantu saya dan meminjamkan saya pusaka tempo dulu .
jika intinya saya di suruh untuk melakukan perjalanan dan di beri tahu tempat yang harus saya tuju .beliau hanya bilang " ger , mbudal moro bates wutoh " [ger , datang ke perbatasan wutoh / gerbang wutoh] .
karena saya memang tidak mau melakukan perjalanan dulu karena faktor fisik saya yang tidak stabil maka saya tidak melakukan ... 4 hari kemudian saya kembali di temuin lewat mimpi dengan pesan yang sama itu sekitar tanggal 28 bulan lalu .
pada tanggal 2 saya akhirnya melakukan karena di telinga saya pesan itu kayak bunyi / terdengar terus .
malem nya saya meditasi dan melakukan jalur yang biasa saya sering lalui yaitu di lereng samping .karena kalo lewat sana saya bisa melihat pasar gaib lebih dulu baru masuk ke wutoh .
tapi saat itu saya gagal masuk karena saya tidak boleh dan ada pejaga yang melarang sukma saya masuk .
saya sudah memakai apa yang seharusnya saya pakai namun saat itu entah kenapa saya di larang , ada sekitar 5 makhluk tinggi besar tegap dengan tubuh ukuran sekitar 3 meteran mengatakan kalo sukma saya bukan sukma yang sebenarnya [mereka tidak mempercayai saya intinya] .
akhirnya saya kembali dan tidak jadi untuk ke gerbang wutoh .
baru tanggal 4 saya bisa masuk kesana karena dibantu beberapa makhluk disana yang pernah tahu saya .jadi saya kayak di jemput sama pasukan naik kuda sekitar 8-12 namun tidak ada kakinya . mungkin agar mereka percaya kalo sukma yang dia bawa itu benar saya .
intinya begini :
disana sedang ada pertemuan , [tidak saya ungkap pertemuan siapa sama siapa dan pihak siapa karena sebenarnya ini hanya untuk info untuk saya ]. ada beberapa kerajaan goib dan juga beberapa sukma manusia yang melakukan pertemuan di sana .
yang saya dengar dalam bahasa yang saya artikan :
setia abdi,setia ati , setia janji ,jangan di tinggal apa yang sudah jadi kewajiban tetep di jaga ,kalo tidak mau ada amarah menyala-nyala [saya tidak tahu awalnya juga, intinya seperti itu].
semoga kita senantiasa di lindungi khususnya untuk saudara kita yang berada di teras merapi .
[barat laut sekitaran selatan mendekati akhir tahun ini]